OSLO — Istana Kerajaan Norwegia pada Jumat mengumumkan wafatnya Raja Harald V di usia 89 tahun. Raja yang menyandang gelar monarki penguasa tertua di Eropa itu meninggal saat masih bertakhta. Sesuai konstitusi, takhta otomatis beralih kepada putranya, mantan Putra Mahkota Haakon, yang kini resmi menyandang gelar Raja Haakon VIII.
Kabar duka itu langsung menjadi sorotan nasional. Bendera dikibarkan setengah tiang di seluruh penjuru negeri Nordik tersebut, sementara warga berdatangan meninggalkan bunga dan lilin di depan Istana Kerajaan Oslo sejak dini hari. Media massa Norwegia menghentikan seluruh program reguler untuk menyiarkan pengumuman istana.
"Dengan dukacita yang mendalam, Istana Kerajaan mengumumkan wafatnya Yang Mulia Raja Harald V. Kerajaan kini beralih kepada Yang Mulia Raja Haakon," demikian inti pernyataan resmi istana, Jumat.
Transisi Takhta Berjalan Otomatis
Berbeda dengan sejumlah monarki lain di Eropa, Norwegia menerapkan mekanisme kenaikan takhta yang bersifat langsung. Tidak ada jeda sebelum raja baru dianggap bertakhta — mahkota berpindah begitu raja sebelumnya meninggal dunia. Urutan peristiwa pasca wafatnya Harald V diperkirakan berjalan sebagai berikut:
- Pengumuman resmi kematian oleh Istana Kerajaan pada hari Jumat.
- Kenaikan takhta otomatis oleh Putra Mahkota Haakon sebagai Raja Haakon VIII, tanpa penundaan.
- Sidang Dewan Negara (Statsråd) untuk memformalkan transisi dan menetapkan rencana acara kenegaraan.
- Masa berkabung nasional serta persiapan pemakaman negara yang detailnya akan diumumkan pemerintah.
Pemerintah Norwegia diperkirakan segera menggelar sidang luar biasa untuk memastikan seluruh protokol kenegaraan berjalan sesuai konstitusi, termasuk penyesuaian agenda resmi raja baru dalam pekan-pekan pertama.
Era 35 Tahun di Puncak Takhta
Lahir pada 21 Februari 1937, Harald adalah raja ketiga Norwegia modern sejak negara itu berpisah dari persatuan dengan Swedia pada 1905, menyusul kakeknya Haakon VII dan ayahnya Olav V. Ia naik takhta pada 17 Januari 1991 dan memerintah selama lebih dari 35 tahun. Harald juga dikenal sebagai pangeran pertama yang lahir di tanah Norwegia setelah lebih dari lima abad, serta figur yang bersama keluarganya melarikan diri ke Amerika Serikat saat pendudukan Jerman dalam Perang Dunia II sebelum kembali pada 1945.
Dalam satu dekade terakhir, kesehatan raja menjadi sorotan publik. Ia menjalani operasi jantung, serangkaian pengobatan, hingga dipasang alat pacu jantung, sehingga beberapa kali mengurangi agenda kenegaraan. Meski begitu, ia tetap hadir dalam sejumlah peristiwa penting hingga usia senja dan dikenang dekat dengan rakyatnya.
Siapa Raja Haakon VIII?
Raja Haakon VIII, lahir 20 Juli 1973, adalah satu-satunya putra Harald V dan Ratu Sonja. Gelarnya kini mengambil nama dari buyutnya, Haakon VII, raja pertama Norwegia merdeka. Profil singkat raja baru:
- Pendidikan militer di Akademi Angkatan Laut Norwegia dan ilmu politik di University of California, Berkeley.
- Menikah dengan Mette-Marit Tjessem Høiby pada 2001.
- Dikaruniai dua anak: Putri Ingrid Alexandra (2004) dan Pangeran Sverre Magnus (2005).
- Aktif dalam isu kemanusiaan, kelautan, dan pemberdayaan pemuda melalui berbagai yayasan kerajaan.
Dengan kenaikan Haakon, Putri Ingrid Alexandra otomatis menjadi putri mahkota — generasi kedua yang menempuh jalur suksesi tanpa memandang gender setelah Norwegia merevisi hukum suksesi pada 1990.
Analisis: Monarki Nordik Memasuki Babak Baru
Bagi banyak pihak, transisi ini adalah ujian sekaligus momentum. Sejumlah pengamat monarki menilai popularitas keluarga kerajaan Norwegia masih sangat tinggi, namun raja baru dituntut tampil lebih modern tanpa kehilangan nuansa tradisional yang menjadi pembeda monarki Nordik. Tantangan Haakon VIII diprediksi meliputi relevansi monarki bagi generasi muda, netralitas dalam politik, serta peran diplomasi kebudayaan dan iklim yang selama ini digarap ayahnya.
| Aspek | Harald V | Haakon VIII |
|---|---|---|
| Masa takhta | 1991–2026 (±35 tahun) | Mulai 2026 |
| Usia naik takhta | 53 tahun | 53 tahun |
| Pasangan | Ratu Sonja | Ratu Mette-Marit |
| Penerus langsung | Pangeran Haakon | Putri Ingrid Alexandra |
Duka Nasional dan Hari-Hari ke Depan
Detail pemakaman negara dan durasi berkabung resmi akan diumumkan menyusul, bergantung pada keputusan raja baru dan pemerintahan. Sepanjang Jumat, televisi Norwegia menyiarkan ulang perjalanan lebih dari tiga dekade Harald V — dari krisis ekonomi awal 1990-an, peristiwa 22 Juli 2011, hingga perayaan hari jadi kerajaan yang selalu membanjiri jalan-jalan Oslo.
Di tengah kesedihan, satu hal berjalan pasti: monarki tertua salah satu negara paling makmur di dunia telah berpindah generasi, dan babak baru sejarah Norwegia resmi dimulai di bawah Raja Haakon VIII.
Comments (0)