LURUSIN
ADVERTISEMENT
Business

Rumah Bergaya Victoria dan Kottage Tepi Laut Jadi Primadona Properti Inggris

Dari jendela melengkung khas arsitektur Victoria hingga cerobong asap dekoratif yang menghiasi bekas kantor polisi, sederet hunian dengan daya pikat visual

Rumah Bergaya Victoria dan Kottage Tepi Laut Jadi Primadona Properti Inggris

Dari jendela melengkung khas arsitektur Victoria hingga cerobong asap dekoratif yang menghiasi bekas kantor polisi, sederet hunian dengan daya pikat visual tinggi kini menjadi sorotan pasar properti Inggris dan Skotlandia. Galeri properti yang dirilis The Guardian pada 28 Agustus 2026 menampilkan beragam rumah yang tidak hanya menjanjikan kenyamanan tinggal, tetapi juga tampilan luar yang memikat sejak pandangan pertama — sebuah konsep yang dalam istilah industri dikenal sebagai kerb appeal, atau daya tarik tepi jalan.

Di antara properti yang tampil dalam galeri tersebut, terdapat sebuah kottage putih tepi laut yang dipertegas dengan aksen biru mencolok, menciptakan kontras yang segar di tengah panorama pesisir. Perpaduan antara detail arsitektur klasik dan sentuhan warna modern ini menjadi daya tarik utama yang membuat para calon pembeli berhenti sejenak — bahkan sebelum melangkah masuk ke dalam rumah.

Pesona Arsitektur Victoria yang Tak Pernah Pudar

Bekas kantor polisi era Victoria yang kini disulap menjadi hunian adalah salah satu contoh bagaimana bangunan bersejarah dapat memiliki kehidupan kedua. Jendela berukir melengkung, langit-langit tinggi, serta cerobong asap dekoratif menjadi elemen yang sulit ditiru oleh rumah-rumah modern bergaya minimalis. Karakter historis semacam ini justru semakin langka di tengah maraknya pembangunan perumahan seragam.

"Rumah-rumah era Victoria memiliki proporsi ruang dan detail ornamen yang tidak lagi diproduksi secara massal. Ini membuatnya menjadi aset yang nilainya cenderung stabil dan bahkan meningkat seiring waktu," ujar seorang agen properti independen yang menangani penjualan sejumlah hunian dalam galeri tersebut.

Di Skotlandia, rumah-rumah batu bersejarah dengan atap curam khas daerah utara juga mendapat tempat tersendiri di hati kolektor properti. Pasar properti Skotlandia memang dikenal lebih tenang dibandingkan London, namun justru di sinilah para pemburu hunian bernilai tinggi sering menemukan "berlian tersembunyi" dengan harga lebih masuk akal.

Kottage Tepi Laut: Simbol Gaya Hidup yang Dicari

Kottage putih dengan aksen biru yang tampil dalam galeri bukan sekadar tempat tinggal. Bagi banyak pembeli, hunian semacam ini mewakili gaya hidup yang lebih tenang dan dekat dengan alam. Tren bekerja dari rumah yang masih berlanjut hingga 2026 turut mendorong minat terhadap properti di kawasan pesisir, di mana kualitas udara, pemandangan, dan komunitas menjadi nilai tambah yang tidak ternilai.

Data pasar menunjukkan bahwa permintaan terhadap properti pesisir di Inggris meningkat sekitar 12 persen dalam dua tahun terakhir, seiring pergeseran preferensi pembeli dari kawasan perkotaan ke daerah pinggiran dan tepi laut. Fenomena ini juga didorong oleh semakin fleksibelnya pola kerja yang memungkinkan banyak profesional tinggal jauh dari kantor pusat.

Kerb Appeal dan Dampaknya pada Harga Jual

Kerb appeal bukan sekadar istilah pemanis dalam iklan properti. Berbagai studi industri menunjukan bahwa rumah dengan tampilan eksterior yang terawat dapat terjual 5 hingga 10 persen lebih mahal dibandingkan properti serupa dengan eksterior biasa. Faktor-faktor seperti fasad yang bersih, taman depan yang tertata, hingga pilihan warna cat yang tepat menjadi penentu pertama keputusan pembeli.

Elemen Kerb AppealDampak pada Minat PembeliContoh Penerapan
Fasad dan cat eksteriorSangat tinggiKottage putih dengan aksen biru
Detail arsitektur klasikTinggiJendela melengkung era Victoria
Taman dan halaman depanSedang hingga tinggiTanaman pagar dan jalur batu rapi
Pencahayaan eksteriorSedangLampu sorot di malam hari

Tren Pasar Properti Inggris dan Skotlandia 2026

Memasuki paruh kedua 2026, pasar properti Inggris menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah periode koreksi harga. Suku bunga yang mulai melandai memberikan ruang bagi pembeli pertama untuk kembali masuk pasar, sementara Skotlandia menawarkan harga rata-rata yang lebih terjangkau dengan potensi pertumbuhan nilai jangka panjang.

Bagi para pemburu hunian dengan karakter kuat, galeri seperti ini menjadi pengingat bahwa rumah terbaik bukan hanya soal luas bangunan, tetapi juga tentang cerita yang diusung setiap dinding dan sudutnya. Investasi pada properti dengan kerb appeal tinggi bukan sekadar membeli bangunan, melainkan membeli kesan pertama yang sulit dilupakan — dan itulah yang membuatnya selalu dicari pasar.

Dengan kombinasi arsitektur bersejarah, lokasi pesisir yang indah, dan nilai estetika yang tinggi, deretan rumah ini membuktikan bahwa daya tarik sebuah hunian sering kali dimulai dari luar — sebelum siapa pun sempat membuka pintunya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Kebijakan Publik. Menganalisis dampak kebijakan terhadap masyarakat.

Comments (0)

User