Thames Water Rombak Desain Mega-Waduk Abingdon di Tengah Penolakan Warga

Perusahaan utilitas terbesar di Inggris, Thames Water, resmi membuka kembali proses konsultasi publik setelah merombak cetak biru proyek mega-waduk White H

Thames Water Rombak Desain Mega-Waduk Abingdon di Tengah Penolakan Warga

Perusahaan utilitas terbesar di Inggris, Thames Water, resmi membuka kembali proses konsultasi publik setelah merombak cetak biru proyek mega-waduk White Horse Reservoir di Abingdon, Oxfordshire. Langkah revisi ini diambil di tengah upaya keras perusahaan yang terlilit krisis finansial tersebut untuk meyakinkan regulator dan meredam gelombang penolakan keras dari komunitas lokal serta pegiat lingkungan hidup.

Mega-waduk di atas permukaan tanah ini dirancang memiliki daya tampung fantastis hingga 150 miliar liter air dengan bentang area mencapai 6,7 kilometer persegi. Skala proyek infrastruktur raksasa ini diperkirakan hampir setara dengan luas keseluruhan Bandara Internasional Gatwick di London.

Kronologi Sengketa dan Eskalasi Proyek Mega-Waduk

Rencana pembangunan waduk raksasa ini telah menjadi medan pertempuran regulasi dan ekologi selama bertahun-tahun. Berikut adalah garis waktu eskalasi proyek:

  1. Tahap Awal Usulan: Thames Water memetakan wilayah Abingdon, Oxfordshire, sebagai lokasi strategis penampungan air untuk mengantisipasi potensi kekeringan parah di London dan Inggris bagian tenggara dalam beberapa dekade mendatang.
  2. Munculnya Resistensi Publik: Aliansi masyarakat lokal bersama kelompok pemerhati lingkungan melancarkan protes keras, memperingatkan adanya ancaman bencana ekologis dan kerentanan kegagalan tanggul berskala masif.
  3. Tekanan Finansial & Regulator: Lembaga regulator air Inggris (Ofwat) dan Badan Lingkungan Hidup menuntut justifikasi ketat atas efisiensi biaya dan mitigasi risiko teknis dari Thames Water.
  4. Konsultasi Ulang Desain: Menanggapi kritik tajam, Thames Water mengajukan revisi cetak biru serta membuka periode konsultasi publik baru demi mendapatkan izin kelayakan konstruksi.

Kekhawatiran Ancaman Bencana dan Krisis Tata Kelola

Kelompok penentang proyek memperingatkan bahwa pembangunan bendungan buatan berdinding tinggi di kawasan dataran rendah Abingdon berpotensi membawa "konsekuensi katastrofik" bagi ribuan warga sekitar. Selain ancaman keselamatan bendungan, proyek ini dinilai akan menggusur lahan pertanian produktif dan merusak keanekaragaman hayati sungai Thames secara permanen.

"Masyarakat tidak boleh dipaksa menanggung risiko kehancuran lingkungan dan potensi bencana struktural hanya demi menutupi kegagalan sistemik manajemen pipa air yang bocor selama bertahun-tahun," tegas salah satu perwakilan koalisi penolak waduk.

Investigasi independen menyoroti bahwa proyek ambisius ini bergulir saat Thames Water sendiri berada di ambang kebangkrutan dengan beban utang miliaran poundsterling. Kritik utama yang dilayangkan para pakar independen mencakup sejumlah poin krusial:

  • Tingkat Kebocoran Pipa: Tingginya angka kebocoran air di jaringan pipa eksisting Thames Water yang mencapai ratusan juta liter per hari dinilai lebih mendesak diperbaiki daripada membangun waduk baru.
  • Biaya Konstruksi Membengkak: Kekhawatiran bahwa anggaran mega-proyek ini pada akhirnya akan dibebankan langsung ke tagihan konsumen yang kian melonjak.
  • Dampak Emisi Karbon: Proses konstruksi skala besar dan material beton masif yang bertentangan dengan target dekarbonisasi nasional.

Thames Water berdalih bahwa tanpa waduk White Horse, pasokan air minum bagi jutaan warga perkotaan akan berada dalam ancaman krisis akut akibat perubahan iklim global. Periode konsultasi publik terbaru ini kini menjadi pertaruhan hidup-mati bagi masa depan proyek air terbesar di daratan Britania Raya tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User